Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari Dapil Samarinda, Subandi, telah menggelar kegiatan reses di tujuh titik berbeda untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Subandi menyatakan bahwa mayoritas keluhan yang diterima berasal dari sektor infrastruktur.
“Selama reses, warga banyak menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur seperti jalan, drainase, lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan humanisasi lingkungan,” ujar Subandi, Senin (11/11/24).
Menurut Subandi, salah satu isu yang paling mendesak untuk ditangani adalah perbaikan drainase. Hal ini sangat relevan mengingat Kota Samarinda masih menghadapi masalah banjir yang cukup signifikan.
Karena hal itu, Subandi juga menegaskan pentingnya mendukung program penanganan banjir yang telah dirancang oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
“Kita harus mendukung penuh program yang ada, terutama dalam hal penanganan banjir. Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah perbaikan drainase,” katanya.
Meski demikian, Subandi menyadari bahwa anggaran Kota Samarinda saat ini belum mencukupi untuk merealisasikan perbaikan drainase secara menyeluruh. Oleh karena itu, ia menilai bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim perlu memberikan dukungan lebih besar.
“Kami mengapresiasi bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim yang cukup signifikan, sekitar Rp250 miliar. Namun, mengingat Samarinda adalah ibu kota provinsi dengan populasi besar dan beragam masalah sosial serta lingkungan, tambahan anggaran sangat diperlukan,” tambah Subandi.
Lebih lanjut, Subandi berharap Pemprov Kaltim dapat memperhatikan kondisi ini dan meningkatkan alokasi anggaran untuk Pemkot Samarinda, agar perbaikan infrastruktur, khususnya drainase, dapat segera terealisasi demi mengurangi masalah banjir yang selama ini mengganggu warga Samarinda. (ADV)













