Muhammad Husni Fahruddin, anggota DPRD Kalimantan Timur, menyatakan bahwa pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk periode yang akan datang telah hampir selesai dan akan segera diumumkan.
Fahruddin menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, susunan posisi di komisi-komisi DPRD Kaltim, dari Komisi 1 hingga Komisi 4, serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), akan dipublikasikan kepada publik.
“Kami pastikan pembentukan AKD ini dilakukan dengan mengedepankan kebersamaan, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh fraksi, baik besar maupun kecil,” ujarnya, Senin (11/11/24).
Fahruddin juga memberikan sedikit gambaran mengenai penempatan posisi penting dalam AKD, termasuk untuk Ketua Komisi 3, yang menangani sektor infrastruktur.
“Partai Golkar yang memiliki jumlah kursi cukup besar di DPRD Kaltim, jadi kemungkinan akan memimpin komisi tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan Golkar untuk memegang posisi tersebut adalah langkah yang wajar mengingat peran besar partai tersebut dalam mendukung pembangunan daerah.
“Golkar memiliki representasi yang kuat di DPRD Kaltim, sehingga sangat rasional jika mereka memimpin Komisi 3 yang berfokus pada pengembangan infrastruktur dan pembangunan daerah,” tambah Fahruddin.
Lebih lanjut, Fahruddin menegaskan bahwa dalam penyusunan AKD kali ini, setiap fraksi telah diperhatikan secara proporsional dan adil.
“Kami memastikan tidak ada fraksi yang merasa tertinggal atau terabaikan dalam pembagian posisi. Semua fraksi akan mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi dengan maksimal,” jelasnya.
Dengan hampir rampungnya pembentukan AKD, Fahruddin berharap agar seluruh anggota DPRD Kaltim dapat bekerja sama secara harmonis dalam rangka mewujudkan kemajuan bagi daerah ini.
“Kebersamaan dan kolaborasi antar fraksi menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas-tugas dewan untuk kesejahteraan Kaltim,” tutupnya.













